Disuka oleh tua dan muda, masih bisa dijumpai di kota Surabaya. Terbuat dari tape (peragian singkong) dilapisi tepung beras, kemudian digoreng hingga berwarna kecoklatan. Rasanya manis dan gurih, memanjakan lidah penikmatnya. Sangat cocok disantap saat berhawa sejuk seperti musim penghujan.

Royal adalah akhiran kata dari nama jajan tersebut, yang mempunyai makna boros atau berlebihan. Sesuai dengan namanya, dikarenakan jajanan ini sangat boros. Banyak menghabiskan minyak goreng dalam proses pembuatannya, namun menggugah selera bagi para penyukanya. Rondho Royal boleh saja terkecoh namanya, tapi takkan terlupa karena rasanya. (cs/shc)