Meski jalanan sepi, berkendara di malam hari juga harus berhati-hati, justru kewaspadaan pengendara wajib ditingkatkan. Apabila mengantuk sebaiknya istirahat terlebih dahulu. Keselamatan diri yang paling utama karena keluarga menunggu di rumah. Bahkan kampanye safety riding sering digalakkan demi ketertiban dan keselamatan bagi para pengguna jalan.

Kamis malam sekira pukul 23.54 WIB (24/10) terjadi laka lantas yang dialami oleh pengendara R2 di U-turn Jalan Kendangsari, tepatnya di seberang rumah makan Malioboro. Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi dan kondisi jalanan sepi, pemotor yang menaiki kendaraan berjenis Suzuki Satria ini mengalami laka tunggal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

Para relawan yang berada di lokasi laka Jl. Kendangsari

Command Center 112 yang mendapat panggilan langsung merespon. Tim TGC, dua anggota KTGD Roni dan Dicky, serta seorang relawan 112 Korlas bernama Novan segera tiba di lokasi. Namun setelah tim medis berada di lokasi, korban laka sudah tak ada di tempat karena dibawa sendiri oleh pihak keluarga ke RSI Jemursari. Roni relawan KTGD mengatakan “Diduga mengantuk dan tak bisa mengendalikan kecepatan karena jalanan sepi, korban terjatuh. Pasca insiden ini lalin terpantau aman, lancar dan terkendali.”

Relawan KTGD saat evakuasi korban laka di Jl. Panglima Sudirman

Sebelumnya di hari yang sama, sekira pukul 21.00 WIB juga terjadi laka tunggal yang dialami oleh pengendara R2. Pengendara ini terjatuh akibat ceceran oli yang menggenang di Jl. Panglima Sudirman, mengetahui kejadian tersebut seorang relawan KTGD langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.  (wan/ts)