Di jaman millenial seperti sekarang kebutuhan air bersih semakin meningkat, khususnya air kemasan dan mineral. Selain menggunakan air ledeng, masyarakat perkotaan kerap menggunakan air isi ulang maupun kemasan karena dianggap lebih praktis tanpa merebusnya kembali. Hal ini tampak dengan banyaknya industri pengisian air isi ulang yang menjamur di perkotaan, bahkan telah merambah daerah pedesaan.

Sejak dahulu, Surabaya sebagai salah satu kota niaga di pulau Jawa yang dihuni oleh beragam etnis tentu air bersih menjadi kebutuhan utamanya. Jika jaman now air mineral sangat variatif menggunakan kemasan plastik, botol maupun galon dari beragam pabrik, ternyata industri semacam ini bukan barang baru di kota Surabaya.

Dahulu di Surabaya, satu setengah abad yang lalu industri air kemasan sudah ada, bernama “Soerabaiasche Mineraalwater Fabriek Merk Boelan – Van Berckelaer & Co” yang pabriknya terletak di daerah Krembangan, tepatnya di persimpangan Jalan Merak. Dalam foto koleksi KITLV Belanda ini tampak bagian depan pabrik pengolah air minum yang diambil pada tahun 1880-an. Jadi industri tempo dulu yang berkembang di Surabaya tidak hanya bergerak pada manufaktur saja namun merata pada berbagai bidang. (wan/shc)