Malam itu gemericik hujan tiada henti, mendung pekat juga menyelimuti langit Surabaya disertai hawa dingin yang menusuk badan. Di jalanan masih tampak beberapa masyarakat yang melakukan aktifitasnya, sebagian lagi pulang ke rumah setelah seharian bekerja. Lamat-lamat terdengar lantunan lagu Indonesia Raya, suaranya tak keras namun serentak. Rupanya lagu itu dinyanyikan oleh anak-anak muda PSB Surabaya (Pegiat Sejarah & Budaya) dari balik dinding pagar yang terletak di Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Saat dijumpai Teras Surabaya media ternyata para anak muda tersebut sedang memperingati Hari Musik Nasional, yang jatuh tiap tanggal 9 Maret. Peringatan ini sendiri dilaksanakan di Pusara Pahlawan Nasional Wage Rudolf Supratman sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, pada Senin malam (9/03). Paulus Madrai pegiat sejarah dari komunitas Surabaya Historical menuturkan “Hari ini merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Indonesia karena diperingati sebagai Hari Musik Nasional. Masyarakat tidak boleh melupakan perjuangan Wage Rudolf Supratman. Ia ciptakan lagu Indonesia Raya agar bangsa Indonesia bersatu mewujudkan kemerdekaan seutuhnya” ungkapnya.

Secara khidmat peringatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian berdoa membacakan ayat-ayat suci yang dibawakan oleh Amrizal dari komunitas Bonek. Dan terakhir ditutup dengan tabur bunga. “Sebetulnya peringatan ini agenda tahunan. Kami laksanakan pada malam hari supaya khusyu dan merasakan keheningan. Seperti yang dirasakan oleh WR Supratman di masa akhirnya, beliau wafat dalam kesendirian. Masa hidupnya dicurahkan untuk bangsa Indonesia. Meski malam ini hujan peringatan Hari Musik Nasional tetap kami laksanakan. Sebab apa yang saat ini kami lakukan tidak sebanding dengan perjuangan beliau di masa lalu, inilah bentuk penghormatan kami kepada beliau” ujar Amrizal.

Doa bersama dan tabur bunga di makam WR Supratman

Peringatan ini pertama kali dilakukan pada 9 Maret 2013 sesuaiĀ Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 tentang Hari Musik Nasional. Pemerintah memandang perlu menetapkan Hari Musik Nasional dalam upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap khasanah musik Indonesia, meningkatkan kepercayaan diri dan memotivasi para insan musik Indonesia. Serta untuk meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional dan internasional. (cs/ts)