Minggu siang di bulan ramadhan (17/05) tampak puluhan anak muda berada di halaman rumah di Kampung Wonokitri Besar, Kota Surabaya. Dengan mengenakan masker di wajah, mereka sibuk mengemas ratusan paket bahan pangan, saling bahu membahu memasukannya ke dalam bungkusan berwarna putih. Rupanya anak-anak muda tersebut sedang mempersiapkan bingkisan sembako, yang akan diberikan pada warga yang mengalami kesulitan akibat Pandemi Covid-19 di Kota Surabaya.

Setelah 275 buah paket sembako dikemas, panitia kegiatan langsung memberi pengarahan, membagi beberapa kelompok serta menentukan rute yang akan dijadikan sasaran pemberian sembako. Pria yang akrab disapa Growak, selaku panitia menuturkan “Kita bagi tiga kelompok yang akan menyebar di tiga wilayah Surabaya, meliputi Utara, Timur dan Barat. Tak hanya kaum duafa, termasuk juru kunci makam yang tersebar di Kota Surabaya juga kami berikan, akibat pandemi ini ekonomi mereka turut terdampak ” ucapnya lugas, di sela aktivitas.

Hal senada juga disampaikan oleh Bambang Purwanto, pecinta alam asal Sidoarjo “Sebagai pecinta alam kami juga merasakan kesulitan yang dialami oleh masyarakat akibat merebaknya wabah corona, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian para pecinta alam terhadap kemanusiaan” terangnya. Para pecinta alam dari berbagai komunitas yang tergabung dalam forum ‘Uprise Surabaya’ ini telah mempersiapkan kegiatan mulia tersebut selama dua minggu, bahkan kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan sebelumnya, dengan harapan situasi lekas membaik. (wan/ts)