Bunyi sirene meraung-raung disaput angin kesana kemari, semakin dekat semakin jelas suaranya. Tampak iring-iringan ambulan berwarna putih melesat dari utara ke selatan, membelah keasrian Jalan Diponegoro yang saat itu diselimuti mendung. Di lambung mobil berwarna putih, berkaca gelap tersebut, tertulis Carrara. Sebuah kendaraan pengantar jenasah yang mengarah ke Cemoro Sewu, komplek pemakaman tua yang terletak di Kembang Kuning, Kota Surabaya.

Carrara, nama yang secara umum dikenal publik sebagai perusahaan pelayanan pengantar jenasah. Namun dibalik nama tersebut terselip sebuah sejarah, terkait riwayat maupun peristiwa hidup seseorang sejak masa lampau hingga kini. Carrara merupakan bidang usaha berusia uzur, sudah ada sejak jaman kolonial. Berjalan dinamis merengkuh waktu dari masa ke masa, mengikuti laju peradaban manusia menuju peristirahatan terakhirnya, dengan istilah Rest in Peace.

Di masa silam Carrara tercatat dalam surat kabar Soerabaiasche HandelsbladĀ 8 November 1930. Carrara yang saat itu beralamat di Jalan Gemblongan No. 19, mengiklankan jasa sebagai perusahaan pembuat nisan, patung dan bangunan makam. Seni pahat pada prasasti atau patung eksotis dihasilkan oleh Carrara dari batu marmer berkwalitas, yang digarap langsung oleh tangan-tangan terampil seniman masa itu. Nama Carrara diambil dari nama pegunungan di Lunigiana, Italia. Pegunungan tempat marmer indah nan mengkilap ditambang, lalu dikirim ke seluruh penjuru dunia. Pada masa pendudukan Jepang 1942 hingga masa revolusi fisik, operasional Carrara sempat terhenti, buka kembali pada tahun 1948.

Karya monumental Carrara dapat dijumpai di beberapa kerkhof, pemakaman Belanda di Jawa awal abad 20. Ornamen bangunan makam yang elegan dan esklusif menggambarkan kasta sang mendiang. Ditambah prasasti puitis pada marmernya sebagai perpaduan seni rupa, sastra dan arsitektur. Seperti batu marmer pegunungan Carrara yang menempel pada Sarkofagus Jadwiga Ratu Polandia atau di Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan karya alam yang abadi nan indah. Di laman situsnya, kini Carrara melayani pembuatan peti mati, transportasi antar jenasah, prosesi pemakaman hingga perabuan. (cs/shc)

Sumber iklan Soerabaiasche Handelsblad Courant, delpher. Foto bangunan makam jejakkolonial.blogspot